Waktu tak kan
pernah berhenti bergulir untuk itu pula perjuangan akan terus berjalan.
Pahlawan saat ini adalah orang yang tak kenal kata menyerah untuk mendapatkan
apa yang dia inginkan. Melon mungkin sosok tersebut yang akan terus kuceritakan
pada cerita-ceritaku ke depan. Nama buah sudah lah lebih tepatnya buah kesukaan
aku. Hehehe, udah langsung masuk ke cerita dari pada basa-basi melulu, aku
malah kelihatan narsis.
Melon, udah
jelas klo yang namanya Melon udah pasti ijo, terus seger baget apalagi klo
dijus. Waduh3x, bisa nggak berhenti minum aku. Loh malah balik narsis lagi.
Bukan berarti anak yang kuceritakan ini, anaknya kulitnya ijo terus bisa dijus.
Kejauhan ngebayangin kalian, anggap aja Melon tuh orang yang paling kelihatan bahagia
diantara teman-teman kalihan. Hati-hati, aku nulisnya cuman kelihatan loh,
padahal ga sepenuhnya yang dilihat itu bener kan. Melon adalah anak kelas tiga
sma yang sebentar lagi akan menghadapi UAN. Widih3x, udah tua yah dia. Dasar Melon
tuh memang orangnya gila, suasana kayak gini sepet-sepetnya dia tebar pesona,
sama adek kelas pula. Sebenernya aku juga mau ceritakan sahabat-sahabat melon
tapi mungkin dilain kesempatan, nunggu klo aku sudah bisa bikin buku sendiri
atau setidaknya bukan dalam cerita ini. Fokus kekegilaan Melon, emang klo
dasarnya udah gila yah gila aja. Melon hobi sekali dengan yang namanya
komputer. Yang berhubungan dengan komputer pasti dia gemari. Salah satunya yah
yang sekarang ini disuka sama anak-anak muda, that's right "facebook lah".
Hampir setiap hari melon membuka akunnya, biarpun sepi alias paling cuman ganti
status sendiri atau ganggu halaman facebook orang lain. Setidaknya hal ini
sudah menjadi santapan sehari-hari bagi dirinya.
Cewek di seluruh
dunia itu cantik-cantik semua. Apalagi cewek-cewek Indonesia, mak nyus banget.
Kok malah aku ngegombal disini yah. Ga lah semua yang ku tulis ini bener, ada
yang dianugrahi kecantikan luar-dalam, ada yang cuman luar aja, dan ada yang
dalam. Semuanya sudah diberikan Allah secara adil, tinggal kalian semua yang
merawatnya bener apa nggak. Kembali ke cerita, klo anak muda yang sekarang yang
pentingkan kecantikan luar dan mungkin itu yang ada juga yang dibenak Melon.
Terpikat oleh kesenangan sesaat tanpa berpikir panjang tapi ingat ini bukan
ngobrol masalah narkoba atau teman-temannya loh. Cewek itu namanya? Tunggu
lebih enak klo dipanggil gadis yah. Gadis itu bernama Vita, nggak nyambungkan
masa Melon bisa suka sama Vita. Suka-suka pengarang lah mau kasih nama siapa
gitu.
Vita, gadis cantik
adik kelas Melon tapi yang namanya cantik kan relatif. Hubungan Melon dan Vita
berawal dari hobinya berselancar di facebook. Cara mengatasi agar facebook
tidak sepi, tidak lain tidak bukan dengan cara iseng-iseng add orang. Kebetulan
ada yang app juga dan ternyata itu Vita. Melon merasa sudah pernah melihat
gadis tersebut. Sewaktu dia kemah pada saat liburan mengakhiri kelas duanya.
Bisa dibilang sudah cukup lama akantetapi melon orang cerdas apalagi masalah cewek
cantik jelas diinget.
Melon pun mencoba
menanyakan hal itu pada Vita. Dan ternyata memang benar dia walaupun mungkin
dia sudah melupakan cowok ganteng itu alias Melon gitu. Percakapan mulai
terjadi dan Melon pun merasa bahwa dia perlu mengenal Vita lebih jauh. Akhirnya
Melon pun menanyakan nomor hp vita. Short Message Service (SMS) dari situ Melon
mulai mendekatkan hatinya pada Vita, dengan leluconnya dan kerendahan hatinya.
Mulai dari pertanyaan-pertanyaan penting sampai pertanyaan yang bisa dibilang nggak
nyambung gitu. Kebimbangan Melon mulai terjadi ketika UAN nasional tinggal 3
minggu lagi. Melon bingung apa yang harus ia lakukan terhadap hubungannya
dengan vita. Melon pun merasa bahwa Vita sebenarnya telah menyukai seseorang.
Tak salah lagi yang namanya orang gila langsung to do point, ditanyakannya
pertanyaan itu. Vita pun menjawab, memang iya dia pernah menyukai seseorang
tetapi dia sudah punya kekasih. Entah bahagia entah semangat, hati melon pun
tersenyum merasa kesempatan kembali terbuka lebar.
Puncaknya ketika
Vita iseng-iseng sms kepada melon. Padahal cuman iseng, Melon yang biasanya
gila karena telah mabuk cinta menganggapnya serius. Si vita juga ada-ada aja
sms hari kejujuran dari temennya disebarin ke melon pula. Entah bodoh entah
nekat Melon pun mengatakan kata cinta kepada vita. Vita langsung kaget
akhirnya. Lha noh syukurin siapa suruh aneh-aneh. Karena Vita anak baik, dia
bilang kepada Melon untuk membahasnya nanti setelah UAN berakhir. Melon setuju
dengan kesepakatan Vita padahal sebenarnya Melon sudah merasa bahwa dirinya
telah ditolak secara halus. Ya sudahlah Melon akan menunggunya. Keesokan
harinya Vita bertemu Melon secara langsung untuk pertama kalinya tapi keperluannya
meminjam buku. Kayak Bidadari kabur dari kayangan, sehabis menepuk bahu Melon
dan Melon memberi bukanya. Vita hanya bilang makasih and pergi begitu saja.
Haduh3x, gadis jaman sekarang kayak sibuk-sibuknya padahal sebenernya juga nggak
sibuk.
Nah ini yang
pasti kalian tunggu-tunggu konfliknya klo pun nggak ditunggu tetep aku lanjutin
ceritanya. Malam hari setelah Vita meminjam buku. Seperti hari-hari biasa Melon
sms ke Vita. Dengan lelucon jayusnya dan pertanyaan nggak jelas. Tapi yang
sangat mengherankan untuk pertama kali vita bilang bahwa melon itu nggak asyik.
Melon merasa pasti ada yang terjadi ini. Mungkin Vita merasa kecewa setelah
melihat wajah Melon langsung dari jarang kurang dari 1 m sungguh sangat berbeda
dari foto facebooknya. Jelas bedalah, fotonya aja dipasang fotonya Justin
bieber. Bingungkan siapa lagi itu orang. nggak usah dibahas lagi, ini aku juga
cuman bercanda. Hari berikutnya Melon mencoba minta maaf tapi walaupun sudah
dimaafkan tetap saja ada perasaan yang lain dihati Vita. Dan itu terbukti di
keesokan harinya. Widih3x, banyak sekali yah hari esoknya. Padahal hari ini
alias besok tuh adalah hari dimana Melon tes BSM. Tuh kan nggak tahu lagi,
payah kalian klo universitas BSM aja nggak tahu. Pagi-pagi melon sudah membuka
facebook karena dia sadar klo tesnya bakal lama. Sembari ganti status, dia
membaca status Vita. Dan sungguh sangat amat membuat Melon terkejut. Inti
tulisan itu bahwa dia menyatakan tidak menyukai Melon karena telah menemukan
cowok yang lebih baik. Dasar orang gila,
Melon malah langsung ganti status. Tulisannya “Kita akan membahasnya nanti”
keren kan.
Tepatnya pukul 14.00
setelah tes dan sampai rumah dan makan siang. Akhirnya melon benar-benar
membahasnya dengan Vita. Dan ternyata benar adanya kesimpulan melon. Melon pun
meminta ketegasan pada Vita. Vita berkata “maaf aku nggak bisa.” Melon yang
merasa sudah mengganggu hubungan Vita dan pacar barunya merasa bahwa dirinya perlu
menyingkir dari kehidupan Vita. Namun anehnya malah Vita menganggap bahwa Melon
tak mau berteman kepada dirinya. Vita pun berkata bahwa Melon pun bukan teman
yang baik, bla3x pokoknya. Udah sakit hati karena ditolak pake diejek-ejek pula.
Haduh3x, salah apa sih kamu Melon. Kok bisa sampai segitunya. Melon pun seorang
yang gentle yang tak mau membagi kesedihannya. Dia pun malah yang meminta maaf,
bahkan dia memohon-mohon untuk betemu dengan Vita. Bukan untuk mengejarnya
alias mengemis cinta tetapi hanya untuk membuktikan bahwa yang diutarakan Vita
itu salah. Entah benar atau tidak Vita malah cari-cari alasan. Vita menolak
mentah-mentah bahkan tak mau memberi kepastian waktu. Melon pun akhirnya juga sedikit
emosi dan menulis kata-kata yang menyatakan bahwa Vita takkan pernah mau
bertemu dengan melon. Dan akhirnya karena ku desak vita pun men-forward sms
tersebut. Hal tersebut sedikit menenangkan melon. Dalam benak melon, “Dirimu
enak berkata just be friend karena dirimu sudah punya pacar.” Klo melon gimana,
“Apa kau tidak berpikir perasaanku yang sebenarnya?” Mungkin benar adanya bahwa
Melon itu hanya iseng-iseng dan malah berakhir tidak bagus. Hal tersebut
menambah kenangan pahit bagi Melon. Melon orang yang cerdas meskipun baru sakit
hati yang menjalar menjadi sakit gigi dan kepala. Melon tetap berkomitmen untuk
selalu berprestasi dan berusaha semaksimal mungkin untuk mengerjakan tes baik
UAN, UM PTN, Ujian Pratik, sampai Ujian Sekolah. Semoga saja Melon akhirnya
mendapatkan gadis yang dia inginkan. Dan itu semua juga tergantung aku sebagai
pengarangnya ha3x. Terima kasih sudah membaca cerita karangan saya. Semoga
dapat menjadi pelajaran hidup yang baik. (PREKETEK)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar