Dunia ini penuh
dengan hal-hal yang mengejutkan. Hal-hal yang bahkan tak sedikit pun terpikir
oleh kita semua. Namun, hal itu nyata terjadi di kehidupan ini. Baik itu sesuatu
hal yang baik maupun sesuatu hal yang buruk. Yang pasti banyak hal-hal
mengejutkan yang terjadi dalam hidup kita. Dan itu semua telah ditakdirkan
dalam alur kehidupan kita. So, saya saran kan untuk rajin beribadah dan selalu
mengucap syukur. Kembali ke alur cerita, yang mungkin akan mengejutkan kalian
semua. Untuk itu saya saran kan untuk pembaca yang tidak memiliki selera humor
diharap tidak membaca cerita ini. Karena dapat menimbulkan trauma mendalam.
Setelah beberapa
bulan saya vakum menghibur kalian semua. Kini saya siap menghadirkan
kisah-kisah baik itu menyedihkan atau yang benar-benar lucu tapi semua cerita
saya tulis tidak pernah luput dari sentuhan komedi. Kali ini saya akan
bercerita mengenai kelanjutan cerita yang berjudul “Just be Friend”. Terlihat
memang kisah tersebut telah berakhir tapi ternyata masih ada sambungannya. Mari
kita simak cerita ini, dimohon untuk membaca cerita ini sampai selesai jangan
ada yang terlewat 1 kata pun.
Seperti yang
telah kalian ketahui di cerita sebelumnya, tokoh utama cerita saya adalah
Melon. Seorang pemuda yang tak kenal menyerah dan selalu positif thinking dalam
hidupnya. Namun, seperti judul yang saya tulis. Hal-hal yang mengejutkan juga
muncul dalam hidup Melon. Mengejutkan sampai-sampai kalian merasa sebenarnya
cerita ini kisah nyata ato cuman ingin menambah kemalangan dari si Melon. Tapi
yah suka-suka gue lah, i’m kan writer’ny. Let’s masuk ke ceritanya. Sakit hati
yang diterima melon dicerita sebelumnya tak terlihat berpengaruh diaktifitasnya
sehari-hari. Melon pandai sekali menyembunyikan luka hatinya, bahkan dia yang
menghibur teman-temannya yang sedang stress saat akan ujian. UAN akan
dilaksanakan keesokan harinya, Melon tetap saja menunggu sms dari Vita. Tapi
apa daya konflik yang terjadi, tak sedikit pun membuat keberanian Vita untuk
menyemangati Melon. Terlalu berharap lebih ke orang lain memang kurang baik.
Meski begitu semangat belajar Melon tetap tidak padam, dengan adanya
latihan-latihan UAN di sekolah semakin menambah rasa percaya diri Melon. UAN
kali ini berlangsung selama lima hari dan hari-demi-hari UAN pun terlewati.
Selang sehari dari tes UAN, Melon mengikuti tes PTN yang dia idam-idam kan
yaitu UGM. Melon hanya belajar terfokus untuk UM UGM selama 1 hari. Melon mencoba
mengerjakan soal-soal UM tahun lalu. Dengan kemampuan seadanya dan doa restu
dari kedua orang tua dan kakak, melon mengerjakan soal-soal dengan cukup lancar
pada saat tes.
Hari-hari
panjang menunggu pengumuman hasil UAN dan UM UGM, semakin membuat Melon mendekatkan
diri dengan Allah. Oh ya, sebelumnya saya mengucap maaf. Bukan maksud promosi
tapi saya memilih UGM karena merupakan salah satu universitas terbaik di
Indonesia yang biaya perkuliahannya lumayan terjangkau. Kya3x... Ini mah
kelihatan banget yah klo promosi. Back to the story aja lah, selesai UAN dan UM
UGM bukan berarti kegiatan di sekolah telah berakhir. Masih ada tes UAS dan
Ujian-ujian praktek menanti. Memang yah jaman kelas tiga sma itu perjuangan
paling berat yah. Setiap hari setiap saat ketika ada kesempatan Melon masih saja
curi-curi pandang terhadap Vita. Ketika istirahat pertama setelah Melon
menjalankan shalat dhuha, pandangan matanya tak lepas dari kantin sekolah. Memandang
dari ketinggian berharap Vita tak mengetahui, bahwa melon sedang mengawasinya
berharap melihat sebuah senyuman dari wajahnya. Hal ini pun berulang di jam
istirahat kedua saat shalat dzuhur tiba. Hal ini mungkin kegiatan pokok yang
dilakukan Melon untuk mengisi jam istirahatnya. Yah bukan berarti selalu seperti
ini setiap hari tetapi kurang-lebih seperti itu. Ha3x. Ketawa dulu yah, supaya
tidak terbawa suasana. Karena klo kalian membacanya dengan hati apalagi pernah
mengalami kejadian yang serupa mungkin telah berandai-andai akan kelanjutannya.
Tapi harapanku bukan membuat kalian merasa sakit tapi aku ingin menunjukkan
kekuatan hati seseorang yang mungkin patut kalian aplikasikan.
Oke kita telah
selesai melewati bagian awal dari cerita ini, sekarang berlanjut pada bagian
konfliknya. Melon mempunyai sahabat-sahabat yang selalu menemani hari-hari
dukanya. Walaupun melon selalu menunjukkan ekspresi gembira kepada
teman-temannya. Tapi tetap saja yang namanya teman pasti tau juga klo temannya
sedang berduka. Disini saya akan menggambarkan bahwa manusia pasti selalu
dihadapkan dengan dua pilihan yang bertentangan. Dan ini disiratkan oleh dua
orang sahabat Melon yaitu Nyster dan Tagor. Emmm, sepertinya ada yang kurang.
Ada satu tokoh lagi Dark, yang akan menjadi orang yang netral dalam menanggapi
dilema cinta Melon. Empat orang cowok dan satu orang cewek pas 4 sehat 5
sempurna. Ho3x... Let’s start again, Dark adalah sahabat melon dari kelas satu
sma. Dari namanya mungkin kalian sudah membayangkan, yak betul he’s like obama
when he’s still young. Nyster adalah sahabat baik Dark teman sekelasnya, jadi
Melon dan Nyster akhir juga akrab. Nyster ini jagonya ngrayu cewek. Khu3x... Oh
ya, Melon dan Dark sudah sejak kelas dua berbeda kelas. Kemudian yang terakhir
Tagor adalah teman sekelas Melon yang kebiasaan mirip Dark. Mereka kembar yang
dilahir dari orang tua yang berbeda tapi wajah mereka juga tidak mirip hanya
kebiasaannya saja.
Semua teman
Melon tersebut telah mengetahui Vita. Terutama Nyster yang dekat dengan Vita
juga. Bisa dibilang perantara Vita dengan Melon tapi sebenarnya nggak juga.
Kalian akan tau juga nantinya. Suatu malam, saat di sekolah Melon mengikuti
kegiatan doa bersama. Nyster bercerita tentang curhatan Vita padanya. Aits
jangan ditiru yah, sebenarnya tidak baik membocorkan curcolan orang. Tapi boleh
klo itu demi kebaikan yang lebih baik dari pada cerita itu tidak dibocorkan.
Yang penting jangan seperti Nyster yah. Begini kejadiannya, Nyster berkata
bahwa sebenarnya Vita itu memang benar-benar ada rasa dengan Melon. Vita
katanya sampai menangis ketika membicarakan hal ini kepada Nyster. Lebay banget
yah cerita dia, padahal mungkin sebenarnya Vita terdengar menangis karena
sedang flu. Yah, Nyster memang benar-benar pandai membuat Melon kembali
berharap. Latar belakang dari curhatan Vita terhadap Nyster adalah first date mereka
yang gagal. Saya belum memaparkan kejadian ini di “Just be Friend” so mari kita
kupas sedikit. Sedikit mah tetep aja ntar juga banyakan. Kya3x...
Masih ingetkan
kejadian-kejadian sebelumnya, saat first meet mereka, Vita meminjam buku ke Melon.
Selang beberapa hari mereka merencanakan untuk jalan bareng setelah pulang sekolah.
Vita dan melon sama-sama rider ke sekolah, rencananya Melon meminta Vita meninggalkan
motornya disekolah baru Melon memboncengkan Vita. Bel pulang sekolah sudah
berdenting karena kelas Melon dekat dengan pakiran jadi Melon nunggu di depan
kelas. Duk-duk-duk-duk jantung Melon berdetak sangat cepat, ketegangannya
memuncak karena ini first date mereka. Tapi dalam pikiran Melon sebenarnya ini
hanya jalan bareng pertama aja. Saking tegangnya, Melon pun bolak-balik ke
kamar mandi. Setelah beberapa kali bolak-balik, akhirnya hati melon sudah
mantap untuk menemui vita dan ternyata waktu telah lewat 15 menit dari jam
pulang sekolah. Langkah demi langkah menambah keberanian Melon tapi setelah
berjarak 15 meter dari langkahnya terhenti. Air mulai menetes dari kening dan
terhapus sudah keberanian Melon. Hanya karena melihat vita tidak sendiri, dia
ditemani oleh beberapa teman dekatnya. Melon berpikir kalau teman-temannya akan
ikut dengan mereka berdua. Melon pun berbalik arah dan menghindar menunggu agar
teman-teman vita pergi terlebih dahulu.
Akhirnya Melon
hanya duduk-duduk berharap Vita agar ditinggal teman-temannya dan mereka bisa
pergi berdua. Saat Melon mau mencoba menemui Vita lagi, sahabat dekat Melon yah
si Nyster memanggilnya. Karena merasa bahwa si Nyster sedang ada sesuatu yang
ingin diceritakan, melon pun menghampiri Nyster. Tidak lain – tidak bukan yang
mereka bicara kan adalah soal cewek. Nyster bercerita panjang lebar dan Melon memberikan
saran-saran kepadanya. Melon pun bercerita tentang si Vita, sambil dia sms Vita
menanyakan tentang teman-teman yang ada didekatnya. Jenuh telah menghampiri Vita,
dia menanyakan apakah mereka jadi pergi berdua. Dengan penuh semangat Melon
menjawab iya. Sangat disayangkan mungkin koneksi sms yang lemot, ketika melon
datang di tempat Vita menunggu, Vita telat menghilang. Melon mencari diparkiran
ternyata motor Vita juga sudah tidak ada. Melon menatap jam di hpnya, ternyata
memang sudah lewat satu jam pantas Vita telah meninggalkannya. Agar tidak
mengecewakan hati Vita, melon menelponnya. Menanyakan apakah dirinya marah, Vita
menjawab tidak. Melon berencana menjemput ke rumah Vita tapi dia menolak karena
dirumahnya sedang ada urusan. Ya sudahlah dengan sedikit kecewa Melon
mengendarai motornya, menuju basa campnya alias kamar. Oh ya, saat itu Nyster
dan Vita belom saling kenal. Disini konflik-konflik belum terlihat tapi jika
kalian sambungkan dengan cerita “Just be Friend”, pasti konflik begitu banyak bermunculan.
Mulai sejak itu
Melon banyak bercerita tentang Vita
pada Nyster, Tagor dan Dark. Dan diantara ketiga orang tersebut yang berniat
untuk mengetahui lebih lanjut tentang Vita adalah Nyster. Nyster memang jago
soal cewek. Ho3x... Aku pun memberikan nomer hp pada Nyster, berharap agar
hubungan kami lebih dekat. Saat itu posisi Melon belum ditolak Vita untuk yang
pertama. Nyster pun akhirnya akrab dengan Vita dan Vita juga sering curhat
dengan Nyster yah mungkin bisa lebih banyak dari pada sms sama Melon. Selang
Beberapa minggu Melon menembak Vita dan ditolak pertama kali seperti yang telah
dijelaskan dicerita “Just be Friend”. Karena Vita lebih memilih teman kakaknya
yah klo menurut Melon bukan orang yang tepat. Tapi yah semua itu suka-suka Vita,
eh salah denk tergantung sama penulisnya alias aku. Kay3x...
Kembali ke alur
sebenarnya dari cerita ini. Setelah mendengar cerita Nyster, semangat melon
kembali. Seperti termakan hasutan setan. Wah, nggak sampe segitunya juga yah.
Melon pun mencari cara untuk membaikkan komunikasi. Cara satu-satunya yang
selalu Melon lakukan adalah lewat fb dan sms, harusnya aku bilang dua-duanya.
Dan yang Melon katakan tidak lain tidak bukan adalah kata maaf. Melon pun
bercerita Vita tentang apa yang dia dengar dari Nyster. Vita menjelaskan
kecewanya yang sangat besar soal itu, dia merasa nggak enak ma teman-temannya.
Entah itu hanya di buat-buat oleh Vita, Melon pun langsung merasa lebih
bersalah. Melon pun meminta ketemuan dengan Vita dan teman-temannya tapi Vita
menjawab sudah cukup nggak perlu lagi. Yah apa mau dikata klo Vitanya udah
ngotot nggak mau ketemu. Meski begitu karena merasa bertanggung-jawab. Melon
pun meminta maaf kepada teman-teman Vita, tanpa ada rasa malu menulis berberapa
kalimat yang berintikan kata maaf. Agak lama menunggu respon akhirnya sahabat
dekat Vita, Pevi menjawab message dari melon. Pevi menjawab bahwa tidak seharusnya
Melon seperti ini. Jangan jadi pria lembek yang gampang minta maaf tapi Pevi
atas nama teman-teman yang lain sudah memaafkan Melon.`Yes-yes-yes, akhirnya
beban Melon pun sedikit berkurang. Dalam massage Pevi juga menyiratkan bahwa
sebenarnya Melon dan Vita tidak cocok, wajar klo Vita tidak menerima Melon.
Melonnya aja yang tetap ngeyel. Tagor juga berpendapat seperti itu, walau Tagor
tidak tau sifat Vita tapi dari gerak-gerik Vita dan cerita teman-teman Tagor
memang Melon tidak cocok dengan Vita. Apalagi Melon sudah menggagalkan first
date mereka, Tagor berpendapat sangat fatal. Jika Tagor berada diposisi Vita,
pasti sudah sangat kecewa dan wajar jika akhirnya seperti ini.
Dan akhirnya
karena sudah liburan dan tidak disekolah lagi. Dengan tidak melihat Vita, Melon
pun sudah sedikit mencoba menghilangkan rasa sukanya kepada Vita. Kadang-kadang
juga Melon masih memantau Vita melalui fb. Cinta yang tulus, memang susah
sekali untuk dihilangkan. Melon juga menyadari bahwa cinta memilih tapi kenapa
harus pria itu yang dipilih vita atau tidak ada yang lain. Pengumuman kelulusan
pun hampir tiba. Ternyata ada kabar gembira dari Nyster bahwa Vita sudah putus
dengan pacarnya. Sedikit harapan terbuka tapi itu bukan untuk Melon pada
akhirnya nanti.
Pengumuman
kelulusan telah dimulai, Melon mengambil kelulusan dengan Ibu. Dengan
mengenakan baju bebas berbeda dengan yang lain, tetap saja tak mengurungkan
niat melon untuk bercanda-canda dengan teman. AlhamduLlilah Melon lulus dan
teman-teman juga lulus. Dan tidak disangka Vita sms dan bertanya apakah aku
lulus dan Alhamdulillah aku lulus. Sebelumnya UM UGM juga sudah diumumkan dan
Alhamdulillah melon juga diterima di Jurusan yang diidam-idamkan yaitu TE.
Melon pun amat senang dan menjawab sms vita dengan semangat. Dan setelah pulang
dari sekolah Melon langsung mencukur rambutnya dengan model tentara. Sebagai
nadzarnya telah lulus sma.
Mulai saat itu
hubungan mereka sudah kembali membaik, seperti baru kenal saja mereka saling
bercengkrama lewat sms. Udah membayangkan hal-hal yang menyenangkan aku.
Khu3x... Melon merasa bahwa waktunya di Solo tinggal sebentar lagi. Sudah
waktunya Melon merantau untuk menjalani jenjang kuliahnya. Melon pun menembak
Vita lewat sms tapi Vita juga ga bisa menjawab karena tak yakin dengan omongan
melon. Melon pun dengan tegas akan menemuinya keesokan hari untuk menembak
langsung dan Vita pun menunggu itu.
Keesokkan hari
tiba dengan sangat yakin diterima Melon berangkat menemui Vita. Akhirnya Vita
dan Melon ketemu. Dengan ditemani Pevi, Vita mengobrol dengan Melon. Melon nggak
banyak bicara cuman meminta jawaban. Tak disangka Vita malah berbelit-belit.
Intinya menurut Vita, Melon belum tau dia yang sebenarnya dan perlu waktu untuk
saling mengenal lagi. Tapi Melon tetap meminta jawaban kepastian yaitu iya atau
tidak. Dan akhirnya untuk kedua kalinya ditolak dengan cewek yang sama. Vita
berkata kayaknya enggak mas. Meski kecewa melon tetap meninggalkan vita dengan
senyuman.
Sakit hati melon
bertambah dan semakin dalam menusuk. Lagu-lagu sedih mengiringi keseharian Melon.
Tapi Nyster memberi nasihat bahwa memang Melon terlalu cepat menembak. Karena
hal itu Melon berencana untuk lebih mengenal Vita dulu. Melon pun sms Vita dan
tidak dijawab-jawab oleh Vita. Melon pun menengok fb Vita. Hal yang sangat mengejutkan
dan tidak diinginkan Melon. Ternyata status vita sudah berpacaran, pria itu
yang disukai Vita dulu . Dan akhirnya mereka bersama. Padahal aku merasa pria
itu bukan orang yang tepat lagi. Tapi apa daya aku tak punya hak. Pengen marah
meminta keadilan, sudahlah mungkin memang bukan jodoh Melon. Mungkin juga sejak
awal Vita bukan cewek yang tepat. Melon yang terlalu merasa diberi harapan atau
Vita yang hanya bermain dengan perasaan melon. Semuanya adalah rahasia yang
kuasa dan dikuasakan kepada tangan saya. Kya3x... Walau begitu melon tetap berlapang
dada, walaupun akhirnya mendelete fb pacar vita karena tidak tahan lihat
statusnya yang serba mengumbar gombal pada Vita. Tapi Vita juga mendelete fb Melon,
mungkin benar-benar tak mau diusik Melon lagi.
Wah, sepertinya
leluconnya udah hampir ga ada yah. Kya3x... Apa pun ceritanya tetep ketawa dan
terima kasih. Yang terpenting dalam hidup itu bila cinta katakan saja jangan
dipendam jangan takut ditolak. Tapi berusaha lah mengucapkanya pada cewek yang
benar-benar akan menjawab iya agar kamu tidak merasakan sakit hati untuk
ditolak. Dan jangan terkagetkan oleh hal-hal yang mengejutkan di dunia ini
karena tidak semua yang kita perkirakan itu akan terjadi seperti yang kita
bayangkan. Jangan takut mencinta karena kita terlahir untuk mencintai dan
dicintai. Kya3x...
SEMANGAT BRO
BalasHapus