Rabu, 06 April 2011

NEVER EXPECTED BY ME


Dunia ini penuh dengan hal-hal yang mengejutkan. Hal-hal yang bahkan tak sedikit pun terpikir oleh kita semua. Namun, hal itu nyata terjadi di kehidupan ini. Baik itu sesuatu hal yang baik maupun sesuatu hal yang buruk. Yang pasti banyak hal-hal mengejutkan yang terjadi dalam hidup kita. Dan itu semua telah ditakdirkan dalam alur kehidupan kita. So, saya saran kan untuk rajin beribadah dan selalu mengucap syukur. Kembali ke alur cerita, yang mungkin akan mengejutkan kalian semua. Untuk itu saya saran kan untuk pembaca yang tidak memiliki selera humor diharap tidak membaca cerita ini. Karena dapat menimbulkan trauma mendalam.
Setelah beberapa bulan saya vakum menghibur kalian semua. Kini saya siap menghadirkan kisah-kisah baik itu menyedihkan atau yang benar-benar lucu tapi semua cerita saya tulis tidak pernah luput dari sentuhan komedi. Kali ini saya akan bercerita mengenai kelanjutan cerita yang berjudul “Just be Friend”. Terlihat memang kisah tersebut telah berakhir tapi ternyata masih ada sambungannya. Mari kita simak cerita ini, dimohon untuk membaca cerita ini sampai selesai jangan ada yang terlewat 1 kata pun.

Seperti yang telah kalian ketahui di cerita sebelumnya, tokoh utama cerita saya adalah Melon. Seorang pemuda yang tak kenal menyerah dan selalu positif thinking dalam hidupnya. Namun, seperti judul yang saya tulis. Hal-hal yang mengejutkan juga muncul dalam hidup Melon. Mengejutkan sampai-sampai kalian merasa sebenarnya cerita ini kisah nyata ato cuman ingin menambah kemalangan dari si Melon. Tapi yah suka-suka gue lah, i’m kan writer’ny. Let’s masuk ke ceritanya. Sakit hati yang diterima melon dicerita sebelumnya tak terlihat berpengaruh diaktifitasnya sehari-hari. Melon pandai sekali menyembunyikan luka hatinya, bahkan dia yang menghibur teman-temannya yang sedang stress saat akan ujian. UAN akan dilaksanakan keesokan harinya, Melon tetap saja menunggu sms dari Vita. Tapi apa daya konflik yang terjadi, tak sedikit pun membuat keberanian Vita untuk menyemangati Melon. Terlalu berharap lebih ke orang lain memang kurang baik. Meski begitu semangat belajar Melon tetap tidak padam, dengan adanya latihan-latihan UAN di sekolah semakin menambah rasa percaya diri Melon. UAN kali ini berlangsung selama lima hari dan hari-demi-hari UAN pun terlewati. Selang sehari dari tes UAN, Melon mengikuti tes PTN yang dia idam-idam kan yaitu UGM. Melon hanya belajar terfokus untuk UM UGM selama 1 hari. Melon mencoba mengerjakan soal-soal UM tahun lalu. Dengan kemampuan seadanya dan doa restu dari kedua orang tua dan kakak, melon mengerjakan soal-soal dengan cukup lancar pada saat tes.
Hari-hari panjang menunggu pengumuman hasil UAN dan UM UGM, semakin membuat Melon mendekatkan diri dengan Allah. Oh ya, sebelumnya saya mengucap maaf. Bukan maksud promosi tapi saya memilih UGM karena merupakan salah satu universitas terbaik di Indonesia yang biaya perkuliahannya lumayan terjangkau. Kya3x... Ini mah kelihatan banget yah klo promosi. Back to the story aja lah, selesai UAN dan UM UGM bukan berarti kegiatan di sekolah telah berakhir. Masih ada tes UAS dan Ujian-ujian praktek menanti. Memang yah jaman kelas tiga sma itu perjuangan paling berat yah. Setiap hari setiap saat ketika ada kesempatan Melon masih saja curi-curi pandang terhadap Vita. Ketika istirahat pertama setelah Melon menjalankan shalat dhuha, pandangan matanya tak lepas dari kantin sekolah. Memandang dari ketinggian berharap Vita tak mengetahui, bahwa melon sedang mengawasinya berharap melihat sebuah senyuman dari wajahnya. Hal ini pun berulang di jam istirahat kedua saat shalat dzuhur tiba. Hal ini mungkin kegiatan pokok yang dilakukan Melon untuk mengisi jam istirahatnya. Yah bukan berarti selalu seperti ini setiap hari tetapi kurang-lebih seperti itu. Ha3x. Ketawa dulu yah, supaya tidak terbawa suasana. Karena klo kalian membacanya dengan hati apalagi pernah mengalami kejadian yang serupa mungkin telah berandai-andai akan kelanjutannya. Tapi harapanku bukan membuat kalian merasa sakit tapi aku ingin menunjukkan kekuatan hati seseorang yang mungkin patut kalian aplikasikan.
Oke kita telah selesai melewati bagian awal dari cerita ini, sekarang berlanjut pada bagian konfliknya. Melon mempunyai sahabat-sahabat yang selalu menemani hari-hari dukanya. Walaupun melon selalu menunjukkan ekspresi gembira kepada teman-temannya. Tapi tetap saja yang namanya teman pasti tau juga klo temannya sedang berduka. Disini saya akan menggambarkan bahwa manusia pasti selalu dihadapkan dengan dua pilihan yang bertentangan. Dan ini disiratkan oleh dua orang sahabat Melon yaitu Nyster dan Tagor. Emmm, sepertinya ada yang kurang. Ada satu tokoh lagi Dark, yang akan menjadi orang yang netral dalam menanggapi dilema cinta Melon. Empat orang cowok dan satu orang cewek pas 4 sehat 5 sempurna. Ho3x... Let’s start again, Dark adalah sahabat melon dari kelas satu sma. Dari namanya mungkin kalian sudah membayangkan, yak betul he’s like obama when he’s still young. Nyster adalah sahabat baik Dark teman sekelasnya, jadi Melon dan Nyster akhir juga akrab. Nyster ini jagonya ngrayu cewek. Khu3x... Oh ya, Melon dan Dark sudah sejak kelas dua berbeda kelas. Kemudian yang terakhir Tagor adalah teman sekelas Melon yang kebiasaan mirip Dark. Mereka kembar yang dilahir dari orang tua yang berbeda tapi wajah mereka juga tidak mirip hanya kebiasaannya saja.
Semua teman Melon tersebut telah mengetahui Vita. Terutama Nyster yang dekat dengan Vita juga. Bisa dibilang perantara Vita dengan Melon tapi sebenarnya nggak juga. Kalian akan tau juga nantinya. Suatu malam, saat di sekolah Melon mengikuti kegiatan doa bersama. Nyster bercerita tentang curhatan Vita padanya. Aits jangan ditiru yah, sebenarnya tidak baik membocorkan curcolan orang. Tapi boleh klo itu demi kebaikan yang lebih baik dari pada cerita itu tidak dibocorkan. Yang penting jangan seperti Nyster yah. Begini kejadiannya, Nyster berkata bahwa sebenarnya Vita itu memang benar-benar ada rasa dengan Melon. Vita katanya sampai menangis ketika membicarakan hal ini kepada Nyster. Lebay banget yah cerita dia, padahal mungkin sebenarnya Vita terdengar menangis karena sedang flu. Yah, Nyster memang benar-benar pandai membuat Melon kembali berharap. Latar belakang dari curhatan Vita terhadap Nyster adalah first date mereka yang gagal. Saya belum memaparkan kejadian ini di “Just be Friend” so mari kita kupas sedikit. Sedikit mah tetep aja ntar juga banyakan. Kya3x...
Masih ingetkan kejadian-kejadian sebelumnya, saat first meet mereka, Vita meminjam buku ke Melon. Selang beberapa hari mereka merencanakan untuk jalan bareng setelah pulang sekolah. Vita dan melon sama-sama rider ke sekolah, rencananya Melon meminta Vita meninggalkan motornya disekolah baru Melon memboncengkan Vita. Bel pulang sekolah sudah berdenting karena kelas Melon dekat dengan pakiran jadi Melon nunggu di depan kelas. Duk-duk-duk-duk jantung Melon berdetak sangat cepat, ketegangannya memuncak karena ini first date mereka. Tapi dalam pikiran Melon sebenarnya ini hanya jalan bareng pertama aja. Saking tegangnya, Melon pun bolak-balik ke kamar mandi. Setelah beberapa kali bolak-balik, akhirnya hati melon sudah mantap untuk menemui vita dan ternyata waktu telah lewat 15 menit dari jam pulang sekolah. Langkah demi langkah menambah keberanian Melon tapi setelah berjarak 15 meter dari langkahnya terhenti. Air mulai menetes dari kening dan terhapus sudah keberanian Melon. Hanya karena melihat vita tidak sendiri, dia ditemani oleh beberapa teman dekatnya. Melon berpikir kalau teman-temannya akan ikut dengan mereka berdua. Melon pun berbalik arah dan menghindar menunggu agar teman-teman vita pergi terlebih dahulu.
Akhirnya Melon hanya duduk-duduk berharap Vita agar ditinggal teman-temannya dan mereka bisa pergi berdua. Saat Melon mau mencoba menemui Vita lagi, sahabat dekat Melon yah si Nyster memanggilnya. Karena merasa bahwa si Nyster sedang ada sesuatu yang ingin diceritakan, melon pun menghampiri Nyster. Tidak lain – tidak bukan yang mereka bicara kan adalah soal cewek. Nyster bercerita panjang lebar dan Melon memberikan saran-saran kepadanya. Melon pun bercerita tentang si Vita, sambil dia sms Vita menanyakan tentang teman-teman yang ada didekatnya. Jenuh telah menghampiri Vita, dia menanyakan apakah mereka jadi pergi berdua. Dengan penuh semangat Melon menjawab iya. Sangat disayangkan mungkin koneksi sms yang lemot, ketika melon datang di tempat Vita menunggu, Vita telat menghilang. Melon mencari diparkiran ternyata motor Vita juga sudah tidak ada. Melon menatap jam di hpnya, ternyata memang sudah lewat satu jam pantas Vita telah meninggalkannya. Agar tidak mengecewakan hati Vita, melon menelponnya. Menanyakan apakah dirinya marah, Vita menjawab tidak. Melon berencana menjemput ke rumah Vita tapi dia menolak karena dirumahnya sedang ada urusan. Ya sudahlah dengan sedikit kecewa Melon mengendarai motornya, menuju basa campnya alias kamar. Oh ya, saat itu Nyster dan Vita belom saling kenal. Disini konflik-konflik belum terlihat tapi jika kalian sambungkan dengan cerita “Just be Friend”, pasti konflik begitu banyak bermunculan.
Mulai sejak itu Melon banyak bercerita tentang                Vita pada Nyster, Tagor dan Dark. Dan diantara ketiga orang tersebut yang berniat untuk mengetahui lebih lanjut tentang Vita adalah Nyster. Nyster memang jago soal cewek. Ho3x... Aku pun memberikan nomer hp pada Nyster, berharap agar hubungan kami lebih dekat. Saat itu posisi Melon belum ditolak Vita untuk yang pertama. Nyster pun akhirnya akrab dengan Vita dan Vita juga sering curhat dengan Nyster yah mungkin bisa lebih banyak dari pada sms sama Melon. Selang Beberapa minggu Melon menembak Vita dan ditolak pertama kali seperti yang telah dijelaskan dicerita “Just be Friend”. Karena Vita lebih memilih teman kakaknya yah klo menurut Melon bukan orang yang tepat. Tapi yah semua itu suka-suka Vita, eh salah denk tergantung sama penulisnya alias aku. Kay3x...
Kembali ke alur sebenarnya dari cerita ini. Setelah mendengar cerita Nyster, semangat melon kembali. Seperti termakan hasutan setan. Wah, nggak sampe segitunya juga yah. Melon pun mencari cara untuk membaikkan komunikasi. Cara satu-satunya yang selalu Melon lakukan adalah lewat fb dan sms, harusnya aku bilang dua-duanya. Dan yang Melon katakan tidak lain tidak bukan adalah kata maaf. Melon pun bercerita Vita tentang apa yang dia dengar dari Nyster. Vita menjelaskan kecewanya yang sangat besar soal itu, dia merasa nggak enak ma teman-temannya. Entah itu hanya di buat-buat oleh Vita, Melon pun langsung merasa lebih bersalah. Melon pun meminta ketemuan dengan Vita dan teman-temannya tapi Vita menjawab sudah cukup nggak perlu lagi. Yah apa mau dikata klo Vitanya udah ngotot nggak mau ketemu. Meski begitu karena merasa bertanggung-jawab. Melon pun meminta maaf kepada teman-teman Vita, tanpa ada rasa malu menulis berberapa kalimat yang berintikan kata maaf. Agak lama menunggu respon akhirnya sahabat dekat Vita, Pevi menjawab message dari melon. Pevi menjawab bahwa tidak seharusnya Melon seperti ini. Jangan jadi pria lembek yang gampang minta maaf tapi Pevi atas nama teman-teman yang lain sudah memaafkan Melon.`Yes-yes-yes, akhirnya beban Melon pun sedikit berkurang. Dalam massage Pevi juga menyiratkan bahwa sebenarnya Melon dan Vita tidak cocok, wajar klo Vita tidak menerima Melon. Melonnya aja yang tetap ngeyel. Tagor juga berpendapat seperti itu, walau Tagor tidak tau sifat Vita tapi dari gerak-gerik Vita dan cerita teman-teman Tagor memang Melon tidak cocok dengan Vita. Apalagi Melon sudah menggagalkan first date mereka, Tagor berpendapat sangat fatal. Jika Tagor berada diposisi Vita, pasti sudah sangat kecewa dan wajar jika akhirnya seperti ini.
Dan akhirnya karena sudah liburan dan tidak disekolah lagi. Dengan tidak melihat Vita, Melon pun sudah sedikit mencoba menghilangkan rasa sukanya kepada Vita. Kadang-kadang juga Melon masih memantau Vita melalui fb. Cinta yang tulus, memang susah sekali untuk dihilangkan. Melon juga menyadari bahwa cinta memilih tapi kenapa harus pria itu yang dipilih vita atau tidak ada yang lain. Pengumuman kelulusan pun hampir tiba. Ternyata ada kabar gembira dari Nyster bahwa Vita sudah putus dengan pacarnya. Sedikit harapan terbuka tapi itu bukan untuk Melon pada akhirnya nanti.
Pengumuman kelulusan telah dimulai, Melon mengambil kelulusan dengan Ibu. Dengan mengenakan baju bebas berbeda dengan yang lain, tetap saja tak mengurungkan niat melon untuk bercanda-canda dengan teman. AlhamduLlilah Melon lulus dan teman-teman juga lulus. Dan tidak disangka Vita sms dan bertanya apakah aku lulus dan Alhamdulillah aku lulus. Sebelumnya UM UGM juga sudah diumumkan dan Alhamdulillah melon juga diterima di Jurusan yang diidam-idamkan yaitu TE. Melon pun amat senang dan menjawab sms vita dengan semangat. Dan setelah pulang dari sekolah Melon langsung mencukur rambutnya dengan model tentara. Sebagai nadzarnya telah lulus sma.
Mulai saat itu hubungan mereka sudah kembali membaik, seperti baru kenal saja mereka saling bercengkrama lewat sms. Udah membayangkan hal-hal yang menyenangkan aku. Khu3x... Melon merasa bahwa waktunya di Solo tinggal sebentar lagi. Sudah waktunya Melon merantau untuk menjalani jenjang kuliahnya. Melon pun menembak Vita lewat sms tapi Vita juga ga bisa menjawab karena tak yakin dengan omongan melon. Melon pun dengan tegas akan menemuinya keesokan hari untuk menembak langsung dan Vita pun menunggu itu.
Keesokkan hari tiba dengan sangat yakin diterima Melon berangkat menemui Vita. Akhirnya Vita dan Melon ketemu. Dengan ditemani Pevi, Vita mengobrol dengan Melon. Melon nggak banyak bicara cuman meminta jawaban. Tak disangka Vita malah berbelit-belit. Intinya menurut Vita, Melon belum tau dia yang sebenarnya dan perlu waktu untuk saling mengenal lagi. Tapi Melon tetap meminta jawaban kepastian yaitu iya atau tidak. Dan akhirnya untuk kedua kalinya ditolak dengan cewek yang sama. Vita berkata kayaknya enggak mas. Meski kecewa melon tetap meninggalkan vita dengan senyuman.
Sakit hati melon bertambah dan semakin dalam menusuk. Lagu-lagu sedih mengiringi keseharian Melon. Tapi Nyster memberi nasihat bahwa memang Melon terlalu cepat menembak. Karena hal itu Melon berencana untuk lebih mengenal Vita dulu. Melon pun sms Vita dan tidak dijawab-jawab oleh Vita. Melon pun menengok fb Vita. Hal yang sangat mengejutkan dan tidak diinginkan Melon. Ternyata status vita sudah berpacaran, pria itu yang disukai Vita dulu . Dan akhirnya mereka bersama. Padahal aku merasa pria itu bukan orang yang tepat lagi. Tapi apa daya aku tak punya hak. Pengen marah meminta keadilan, sudahlah mungkin memang bukan jodoh Melon. Mungkin juga sejak awal Vita bukan cewek yang tepat. Melon yang terlalu merasa diberi harapan atau Vita yang hanya bermain dengan perasaan melon. Semuanya adalah rahasia yang kuasa dan dikuasakan kepada tangan saya. Kya3x... Walau begitu melon tetap berlapang dada, walaupun akhirnya mendelete fb pacar vita karena tidak tahan lihat statusnya yang serba mengumbar gombal pada Vita. Tapi Vita juga mendelete fb Melon, mungkin benar-benar tak mau diusik Melon lagi.
Wah, sepertinya leluconnya udah hampir ga ada yah. Kya3x... Apa pun ceritanya tetep ketawa dan terima kasih. Yang terpenting dalam hidup itu bila cinta katakan saja jangan dipendam jangan takut ditolak. Tapi berusaha lah mengucapkanya pada cewek yang benar-benar akan menjawab iya agar kamu tidak merasakan sakit hati untuk ditolak. Dan jangan terkagetkan oleh hal-hal yang mengejutkan di dunia ini karena tidak semua yang kita perkirakan itu akan terjadi seperti yang kita bayangkan. Jangan takut mencinta karena kita terlahir untuk mencintai dan dicintai. Kya3x...

1 komentar: