Sudah
bukan sesuatu hal yang asing ditelinga seluruh penduduk Indonesia tentang
ketenaran negera ini sebagai salah satu peringkat teratas negara terkorup di dunia. Entah bagaimana dunia
dapat menilai seperti itu tapi tentunya kita bisa membenarkan fakta tersebut
pada masa-masa sekarang ini. Ketika mata kiri ini memandang terlihat orang-orang
berpenampilan mewah dan harta berlimpah yang
bahkan
mungkin bisa untuk membiayai beberapa keluarga miskin. Tetapi
apa yang sudah mereka perbuat untuk negara ini. Mungkin terlalu berat
pertanyaan ini untuk mereka jawab.
Kalau begitu saya ubah, apa yang sudah mereka perbuat untuk orang-orang di sekitar mereka. Ketika mata kanan ini
memandang terlihat orang-orang berpenampilan seadanya. Tak terhitung harta yang mereka punya
karena memang hanya cukup dipaksakan untuk hidup
sehari atau mungkin malah beberapa jam
saja. Dan tahukah kalian apa yang sudah mereka perbuat
untuk negara ini. Mereka membekali anak-anak mereka dengan cinta, tekad dan
doa. Dengan kepercayaan dari orang-tua, anak-anak
mereka
akan tumbuh sebagai manusia dengan penuh rasa percaya. Percaya bahwa suatu saat
negeri ini pasti akan berubah sesuai dengan apa yang kita cita-citakan dahulu.
Menjadi negara yang Aman dan Damai, Makmur dan Sejahtera, dan tentunya sebagai
negara yang selalu dicintai oleh warga
negaranya.
MELON'S LIFE
BLOG INI BERISI TENTANG KEHIDUPAN MELON, YANG MUNGKIN AKAN MENGINSPIRASI HIDUP KALIAN SEMUA...
Rabu, 07 Maret 2012
Rabu, 06 April 2011
NEVER EXPECTED BY ME
Dunia ini penuh
dengan hal-hal yang mengejutkan. Hal-hal yang bahkan tak sedikit pun terpikir
oleh kita semua. Namun, hal itu nyata terjadi di kehidupan ini. Baik itu sesuatu
hal yang baik maupun sesuatu hal yang buruk. Yang pasti banyak hal-hal
mengejutkan yang terjadi dalam hidup kita. Dan itu semua telah ditakdirkan
dalam alur kehidupan kita. So, saya saran kan untuk rajin beribadah dan selalu
mengucap syukur. Kembali ke alur cerita, yang mungkin akan mengejutkan kalian
semua. Untuk itu saya saran kan untuk pembaca yang tidak memiliki selera humor
diharap tidak membaca cerita ini. Karena dapat menimbulkan trauma mendalam.
Setelah beberapa
bulan saya vakum menghibur kalian semua. Kini saya siap menghadirkan
kisah-kisah baik itu menyedihkan atau yang benar-benar lucu tapi semua cerita
saya tulis tidak pernah luput dari sentuhan komedi. Kali ini saya akan
bercerita mengenai kelanjutan cerita yang berjudul “Just be Friend”. Terlihat
memang kisah tersebut telah berakhir tapi ternyata masih ada sambungannya. Mari
kita simak cerita ini, dimohon untuk membaca cerita ini sampai selesai jangan
ada yang terlewat 1 kata pun.
Minggu, 28 Maret 2010
JUST BE FRIEND
Waktu tak kan
pernah berhenti bergulir untuk itu pula perjuangan akan terus berjalan.
Pahlawan saat ini adalah orang yang tak kenal kata menyerah untuk mendapatkan
apa yang dia inginkan. Melon mungkin sosok tersebut yang akan terus kuceritakan
pada cerita-ceritaku ke depan. Nama buah sudah lah lebih tepatnya buah kesukaan
aku. Hehehe, udah langsung masuk ke cerita dari pada basa-basi melulu, aku
malah kelihatan narsis.
Melon, udah
jelas klo yang namanya Melon udah pasti ijo, terus seger baget apalagi klo
dijus. Waduh3x, bisa nggak berhenti minum aku. Loh malah balik narsis lagi.
Bukan berarti anak yang kuceritakan ini, anaknya kulitnya ijo terus bisa dijus.
Kejauhan ngebayangin kalian, anggap aja Melon tuh orang yang paling kelihatan bahagia
diantara teman-teman kalihan. Hati-hati, aku nulisnya cuman kelihatan loh,
padahal ga sepenuhnya yang dilihat itu bener kan. Melon adalah anak kelas tiga
sma yang sebentar lagi akan menghadapi UAN. Widih3x, udah tua yah dia. Dasar Melon
tuh memang orangnya gila, suasana kayak gini sepet-sepetnya dia tebar pesona,
sama adek kelas pula. Sebenernya aku juga mau ceritakan sahabat-sahabat melon
tapi mungkin dilain kesempatan, nunggu klo aku sudah bisa bikin buku sendiri
atau setidaknya bukan dalam cerita ini. Fokus kekegilaan Melon, emang klo
dasarnya udah gila yah gila aja. Melon hobi sekali dengan yang namanya
komputer. Yang berhubungan dengan komputer pasti dia gemari. Salah satunya yah
yang sekarang ini disuka sama anak-anak muda, that's right "facebook lah".
Hampir setiap hari melon membuka akunnya, biarpun sepi alias paling cuman ganti
status sendiri atau ganggu halaman facebook orang lain. Setidaknya hal ini
sudah menjadi santapan sehari-hari bagi dirinya.
Sabtu, 05 September 2009
RADIT
Sepi sekali di
kala itu, murid-murid sementara kehilangan kewajibannya ke sekolah. Tiga minggu
tepatnya murid-murid tak duduk di singgasananya. Hari-hari pun dimulai, meski
panas tak membuat Papang kehilangan semangatnya. Di saat semua orang menghabiskan
waktunya di rumah karena terik matahari yang begitu menyengat. Papang bersama
dua sahabat karibnya pergi menonton di ruang gelap. Dimas dan radit, begitu
mereka dipanggil. Hampir 2 tahun mereka bertiga menghabiskan hari-harinya di ruang
yang sama. Radit yang tertua diantara mereka. Oleh karena itu, Papang dan Dimas
mengizinkan Radit memiliki teman jalan terlebih dahulu. Akhirnya mereka tidak
bertiga lagi dan mereka pergi bersama untuk menonton layar raksasa.
Langganan:
Komentar (Atom)